22 Juni 2011

:(

Diposting oleh Anita Trissya di 8:02 PM 0 komentar
Ketakutan tak terperi adalah ketika melihat orang lain berlari begitu kencang sedangkan aku disini hanya berjalan perlahan....hmmm terkadang malah tak menapakkan langkah kedepan walau sedikit saja. Aku berusaha tetap tenang, sabar, dan berikhlas dengan semua ritme yang begitu lamban ini....bukan hanya demi Tara-ku tersayang, tapi mungkin sang waktu sedang memberiku kesempatan kedua untuk terus mengoreksi diri...!

Dalam slow motion life yang sedang kujalani ini serasa seperti hukuman tak berujung yang melelahkan dan lebih menghabiskan energy ketimbang Pola cepat dan fast moving yang biasanya kuhadapi. Apapun kelelahan yang terus membuatku mengeluh dikala itu saat ini terasa jauuh lebih baik ketimbang berkutat dalam kebosanan dan entah apa yang harus kulakukakan setiap harinya tanpa sesuatu yang pasti membuat geloraku menajam.

Dan ini curhatku, saat tidak seorangpun mengerti apa yang kualami dan hampir menenggelamkan aku dalam asa tak bertepi. Ketika setiap orang hanya mampu memberi penghiburan secukupnya tanpa benar-benar memahami kelelahanku menghadapi bagian paling kelam dan menjenuhkan dihidupku.

Sekeras itu aku terus berusaha tersenyum dan tertawa terbahak-bahak diatas semua kekonyolan ini, janjiku pada diriku sendiri...adalah ketika semua ini mencapai akhirnya dan  aku berada diDunia dimana aku semestinya ada...aku akan berusaha sekerasku untuk tidak akan pernah lagi merasakan ritme lambat yg menyiksa ini.

Aku benar-benar tidak diciptakan dan dirancang menjadi SIPUT...! aku adalah fireworks...
aku bersinar, cepat, sangat ekspresive, lincah dan bergelimangan Ide...
Tidak sabar rasanya sampai waktu itu tiba, aku akan meledakkan duniaku...dan menjadi aku seperti seharusnya aku diciptakan



be patiently ohhh my dear self :(

we call it LOVE

Diposting oleh Anita Trissya di 2:29 AM 0 komentar
Banyak cinta hadir dan berlalu...ketika kita terbuai dengan keindahannya maka hanya rasa syukur yang terukir disetiap senyuman, namun  ada kalanya ketika buliran air mata turun ke haribaan itu pertanda bahwa saatnya Cinta pamit pergi untuk kemudian dihadirkan kembali dalam kisah yang lain.

Cinta yang berupa-rupa bentuknya telah sejak lama menjadi parodi tak berujung dalam setiap kehidupan, pertemuan...perkenalan...dan penyatuan dua insan yang sejatinya berlainan telah menyematkan untaian-untaian cerita baik yang duka lara ataupun Bahagia.

Bagian Cinta manakah yang pernah terlalu lama kau kenyam? yang duka-kah? atau yang bermandikan cahaya-kah? Tak perduli yang mana, nyatanya Cinta yang membuat segalanya berwarna, toh sesakit apapun Cinta melukaimu nyatanya hanya Cinta yang membuat hidup kita berCahaya...tanpanya kamu HAMPA!

Cintamu ada berapa? mungkin bukan hanya satu...bisa jadi Dua atau Tiga...satu Hati saja sih, yang dibagi untuk mencintai beberapa! Cinta kepada Orang tua, pasangan, anak-anak, teman, atau lainnya...Cinta dalam berbagai rupa yang akan meramaikan cerita digaris kecil pada nisanmu, penghubung antara tanggalmu dilahirkan dan dikembalikan ke haribaan.

Sulit menggambarkan seperti apa mereka yang layak diCintai atau yang kurang pantas menerimanya, karna Cinta tidak pernah memilih hanya dengan Logika, seringkali Cinta menemukan sasarannya sendiri bahkan sebelum Logika bermain hitungan untung-rugi. Menaruh Cinta pada orang yang tepat memang sempurna, sekalipun tidak setiap orang punya kesempatan untuk yang menemukan si sempurna itu.

Tapi percayalah bahwa mencintai dengan cara yang Sempurna, akan membuat ketidaksempurnaan terlihat tidak terlalu berarti lagi :) . Cobalah untuk mencintai sepenuhnya sekalipun itu berarti menyakiti dirimu sendiri, tapi tanpa Mencintai dengan benar dan merasakan sakit karna mengorbankan sesuatu kita tidak akan pernah TUMBUH!

Cinta akan berbicara dengan caranya, memberikanmu senyuman disetiap air mata....dan kemudian Cinta akan membalas setiap dukamu menjadi Sukacita, karna kita dilahirkan karna sentuhan...dibesarkan dengan sentuhan, untuk kemudian mati membawa sentuhan :)

Jangan takut jatuh Cinta...itu pesan saya!

13 Juni 2011

For the One that i really Loved

Diposting oleh Anita Trissya di 9:58 PM 0 komentar
Pulang...

Musim kini berlalu berbagai cerita merayu
Berpijak di malam yang bertalu
Masihku memikirkan dirimu
Kurasakan waktu berlalu tanpa Senyummu
Sepi yang tlah penuhi hariku


Hari ini sayang aku akan pulang
Berlabuh didekap Cintamu
Karna pelukmu akan selalu
Membuat diriku jatuh Cinta

Dalam riuh suasana menyapa
Kian menggoda memanja
Semua itu tak akan berarti
Selama ku jauh dari dirimu

Ku angankan waktu berlalu dengan senyummu sepi yang tak penuhi hariku...

Pernahkah kau merasa
Berdiri di tempat yang sama
Seperti saat ini ku ada
Rindukan nyamanku ku ingin segera Pulang



Pulang - by. Andien

Mom to be

Diposting oleh Anita Trissya di 9:48 PM 0 komentar
Yeayy..i will be a Mother
Happy, excited, afraid, worry dan sejuta perasaan lainnya campur adukk banget...
but i try to enjoy every moment since the time of my Pregnancy..yg muntah, yg pusink, yang bawaannya mellow muluuu hahaha...menyiksa bener ya mau jadi ibu aja, tp GPP kata orang sih semua akan terbayar Lunas saat mendengar tangisan pertamanya..  


Anyway it's a Girl, and we call her TARA...dr dulu kepingin banget kasi nama anak gue Tara kalo dia perempuan, dan akhirnya terealisasi juga skrg :) *sungguh Bahagia*

Sungguh tidak mudah nyatanya menjadi SuperWoman dalam keluarga nantinya, meskipun kekuatiran dan ketakukan bergerak seirama dengan perasaan bangga karna akhirnya akulah wanita seutuhnya, yang mudah2an nantinya dapat merasakan sakitnya melahirkan....weeeww bukan karna gue jagoan trus mau sok2an merasa sakit melahirkan, tapi ada perasaan gimana gitu kalo bisa menghantarkan dia keDunia ini dengan tenagaku sendiri...toh aku kan Ibunya dan itulah takdirku mencintainya sampai titik darah penghabisan.

Tapi ketakutan yang sebenarnya terlalu menghantui bukan hanya soal bagaimana sakitnya melahirkan nanti yaaa :( tapi akan menjadi orangtua seperti apa aku ini, terus belajar, banyak mengamati, mendengar pengalaman orang lain, membaca dan banyak hal-hal lain yang terus kulakukan untuk membekali perjalananku nanti menjadi ibu bagi seorang Tara...someone said, kita tidak pernah tahu siapa yang sedang kita susui, kita belai, dan kita goncangkan....entahkan  ia keesokan waktunya akan menjadi seseorang yang bersinar, berhasil, berperngaruh atau tidak lebih dari seseorang yang selalu merasa dirinya gagal...dan itulah wasiat paling membebani sosok ibu, aku tidak akan membiarkannya menjadi seseorang yang tidak punya kebanggaan!

Aku mencoba untuk tidak terlalu Ambisius dalam hal ini, beberapa org bilang kalau aku ini terlalu keras menjalani hidup...terlalu serius mencapai Keberhasilan, dan terlebih lagi terlalu dalam hal ingin selalu menyenangkan orang lain. Yaaa...percaya atau tidak ini aku dilahirkan diatas karang sebelah mana yang bahkan aku tidak tahu, tidak pernah merasakan kehangatan air susu ibu, tidak pernah tahu siapa yang kupanggil Ibu dalam artian sebenarnya....aku hancur berkeping-keping ketika menemukan diriku seperti ini, dan kemudian Tuhan  menitipkan Anugeragh yang ternilai ini padaku, dan aku hanya berdiri bingung saat ini bagaimana harus menjadi Ibu menurut pengertianku sendiri.

Jadii...kalau diluar sana, orang bahkan terlalu santai membesarkan anak2nya! aku tidak akan melakukan hal yang sama...karna ini adalah Hadiah, Karunia, Anugerah yang Tuhan percayakan padaku untuk menjaganya dan menjadikannya sebuah jawaban di Generasinya nanti. Walaupun jujur saja aku dibesarkan dikeluarga yang disfungsional dan aku merasa tidak bertumbuh dengan cara-cara yang semestinya, terlalu banyak menangis dibanding menikmati indahnya Dunia, tapi ini aku dengan ketegaranku berdiri sampai saat ini,,,dengan Luka yang menganga dan tetesan air mata yang tidak pernah berhenti, berjanji akan melakukan apapun untuk Tara-ku tersayang :)

Aku mencintaimu, bahkan hanya dengan detak jantungmu ditubuhku...aku tau aku sangat mencintamu :)
 

My Confession Copyright © 2009 Girl Music is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez