12 Januari 2012

Motherhood

Diposkan oleh Anita Trissya di 1:30 PM 0 komentar
Morning world, sementara yang lain masih menutup mata n bermimpi ehh gue malah celingukan ngga jelas dan grasak-grusuk ngga bisa tidur...emang sih sejak 2bulan after gave birth pola tidur ini bukan maeenn amburadulnya. Jangan ditanya soal fisik saat ini, semrawwwuuut banget....dan alhasil gue masih hidup segar bugar di jam-jam seperti ini. Kebetulan karna si kecil lagi ngga enak badan...jd naluri keIbuan (ceilee....) jd Siaga deh.

Ok....its perfect time to wrote something for you guys!

MAMA...! 26th gue hidup dan tidak pernah terlewatkan 1 haripun tanpa mengucapkan kata yang satu ini....singkat, padat, jelas dan penuh makna. Diucapkannya pun beraneka bentuk intonasinya...pelan, memelas, sedikit kencang, tereak, dan sometimes gemesss :) tapi mau dikondisikan seperti apapun latar belakang panggilan ini tidak pernah mengurangi kesaktian dan keanggunan 1 kata ajaib ini...MAMA!

buat gue MAMA adalah segala-galanya, walopun gue ngga selalu merasa sependapat dan lebih banyak beradu argumen, mungkin karna jarak usia gue n MAMA gue rada-rada jauh...jadi banyak hal yang ngga match untuk dibicarakan maupun diterima, tapi terlepas dari setiap perbedaan antara gue n MAMA satu hal yang mengikat pertalian kami adalah karna MAMA adalah selalu MAMA tidak akan berubah jadi Tante, jadi kakak, atau jadi sosok lainnya....Cinta'nya tetap akan tanpa syarat, selalu ada dan baru setiap hari, punya jutaan bahkan miliaran stock kata 'memaafkan' buat gue kapanpun n dimanapun...

MAMA'mu juga kan?

Dan saat ini, gue merasakan jauh lebih memaknai kata MAMA dalam kehidupan gue...selama 2bulan ini, ketika sebutan MAMA dituduhkan ke gue entah dari suami, (anak gue blm bisa ngomong), teman2, suster di tpt praktek Dr anak, dll tersadar bahwa tugas yang mulia ini sedang gue emban.

Tugas untuk mencintai tanpa syarat, memaafkan jutaan kali, dan memperbaharui bahasa cinta kasih gue setiap harinya sehingga panggilan MAMA yang dilayangkan ke gue engga basi. Tidak pernah ada yang bilang mudah jadi MAMA, sampe ada temen yang bilang....klo peran MAMA itu sama halnya kaya khawatir sampe mati, khawatir anak sakit, anak jatoh, anak ngga berhasil di sekolah, anak salah bergaul dll intinya sih klo dipikir-pikir pokoknya ngga kebayang banget deh diembani tugas kok berat banget dan ngga ada ujungnya.

Pernah suatu kali gue mikir apa nyokap gue pernah jenuh dan cape dipanggil MAMA dengan embel-embel tanggung jawab tiada akhir ini, trus jawabnya gini : 'sebanding lah sama senengnya kalo liat anak berhasil'
woooww...lagi-lagi kebahagiaan orangtua erat hubungannya sama kebahagiaan si anak, satu kata "Tanpa Pamrih"

Klo gue mikirin tugas mulia nun berat yang baru aja gue mulai rasanya kok kaya ngga sanggup dan ngga confidence gituuu yaa...tp satu hal yang menguatkan n terus gue ingat klo setiap MAMA ini pada dasarnya punya Style masing-masing membesarkan anaknya, ngga ada buku atau teori yang lebih 'tau' tentang seorang anak kecuali ibunya. Sejak dalam kandungan, hingga proses melahirkan, menyusui, sampe melewati moment-moment selanjutnya pengenalan akan hubungan anak dan MAMA tidak pernah berujung dan menjadi siklus tak terkendali yang kemudian menghadirkan ikatan bahkan kerap kali menjadi 'Firasat'

Buat teman-teman yang kurang beruntung dalam hal per MAMA'an ini pun janganlah berkecil hati, gambaran ibu bagi setiap perempuan adalah hal mutlak yang tidak selalu bergantung dari moment yang tercipta antara ibu dan anak. Memang sih ada hubungannya tentang style mendidik anak kelak dengan cara kita dididik oleh MAMA, namun sekali lagi ini bukan ilmu sakral dan bukan rumus mati yang memastikan keberhasilan mendidik anak suatu hari nanti.

Untuk teman-teman yang terpanggil MAMA tanpa mengandung dan melahirkan pun anda tetap SAH!!
peran ibu ngga melulu soal mengandung dan melahirkan, tapi tentang hal membesarkan, merawat, menghadapi moment kebersamaan yang menghadirkan ikatan dengan si buah hati. Banyak cara menjadi ibu, karna ibu bukan title tapi Peran! peran yang dimainkan bisa oleh siapa saja tanpa pandang kaya miskin, sehat sakit, subur- tidak subur, baik - jahat.

Dan inilah cara gue mensyukuri arti panggilan MAMA yg dalam hitungan bulan akan terarah langsung dari sikecil. Menikmati proses sesulit apapun, tidak pernah berhenti belajar dan terus haus akan hal-hal yang baru, menjadi perpustakaan ilmu baik moril maupun wawasan sehingga ia tidak perlu mencarinya diluaran, tempat bersandar paling nyaman dan hangat untuk berbagi, menjadi yang paling bisa diandalkan dan paling manis untuk dikenang suatu hari nanti :)

semoga gue bisa, semoga anda juga....



*tulisan ini dipersembahkan untuk MAMA'ku tersayang dan dia yang akan memangilku MAMA

at Graduation day...i'm here because of you!


 
my beloved one! Tara Emilia....i'm a lucky mommaa

02 Januari 2012

Wonderful Life

Diposkan oleh Anita Trissya di 6:56 AM 0 komentar
Good byee December and say Hello delloww to January...
Sedih, senang, khawatir and excited tentunya campur aduk menyambut pergantian tahun ini
Jika ada resolusi dan goal yang tertinggal di tahun lalu...well yeah, jangan patah semangat yaa...mungkin saja yang belum terealisasi ditahun lalu akan menjadi akhir yang indah di tahun ini...semoga! :

Begitu juga aku punya  banyak hal yang tertinggal, ada yang belum terlaksana, mimpi yang tertunda dan macem2 lainnya deh...meski begitu, tak lepas rasa syukurku menutup tahun ini seperti tahun-tahun sebelumnya...buatku tertutup dengan manis atau tidaknya sebuah akhir tahun tidak akan mengubah rasa terimakasih ku kepada Sang empunya hidup ini...toh nyatanya sampai detik ini aku masih menikmati gratisnya udara tanpa bantuan alat apapun, pertanda Dia masih menghendaki aku melanjutkan perjalanan ini hingga ke garis akhir...

Okaayy...lets start the story
jadi begini nih ceritanya...beberapa hari lalu saya tergelitik dengan statement seseorang about 'Wonderful Life'
begitu seringnya kata ini disebut maybe tanpa dia benar-benar mengerti maknanya dan menitik beratkan sekelibat kalimat ini hanya dalam ukurannya semata.

Menurut saya sih...tidak ada patokan dan ukuran yang jelas kapan kehidupan seseorang sudah mencapai 'wonderful' atau belum! depend on bagaimana seseorang itu menikmati kehidupannya dan apa yang ingin ia capai. Some people happy dan berkata my life sooo 'Wondeful' kalo punya walking closet like Kimora Lee Simons atau Vic-Beckham, some people said its wonderful kalo uda punya anak banyak dan menjadi kebanggaan suami, ada juga yang merasa hidupnya sempurna dengan mengabdikan diri menjadi guru di daerah terbelakang atau tertinggal.

Jadi kata 'wonderful' sendiri tidak bisa menjadi cerminan dan standart telak bagi seseorang untuk kemudian dibandingkan dengan 'wonderful life' ala orang lain. Masing-masing punya caranya sendiri untuk menjadikan kehidupannya so 'wonderful'

Buat saya pribadi sih...saya bukan orang yang terlalu sesumbar mengatakan hidup saya sudah 'Wonderful' bukan berarti type makhluk yg kurang bersyukur loh.....tapi terlepas dari semuanya, saya menghargai dan memandang bahwa kehidupan orang lainpun 'Wonderful' indah dengan caranya masing-masing.

Ketika semua ritme kehidupan berjalan Seimbang, saya baru bisa berkata ini 'wonderful' ini 'perfect'
saya jadi teringat sebuah ayat (dimana tepatnya, maaf lupa!) yang berkata 'ditangan kirimu kekayaan dan kemuliaan dan umur panjang di tangan kananmu' pernahkah anda benar-benar meresapi statement tsb?

Di hari-hari belakangan ini amat sangat jarang kita temui seseorang yang 'wonderful' dengan kekayaan, kehormatan, dan kesehatan yang berjalan seiring dan selaras...jika memang ada, yeahh its truly wonderful!
Ada yang kaya dan terhormat tapi sakit, ada yang Sehat dan Kaya tapi tidak dihormati, ada juga yang sehat dan terhormat namun tidak kaya...Ketiga hal diatas adalah bola-bola emas dalam sebuah kehidupan untuk mencapai kata 'Wonderful'

Jadi jika ketiga bola emas diatas belum kita dapatkan seirama, alangkah baiknya kita berdiam dan mengintropeksi diri...apakah kita terlalu malas hingga belum hidup berkelimpahan? terlalu Arogan hingga tidak dihormati org lain? dan kurang pengendalian diri hingga tidak sehat?

Awal tahun ini seperti biasanya saya selalu membuat resolusi, mungkin agak sedikit lebih banyak dari tahun-tahun lalu karna tahun ini berbeda setelah hadirnya si kecil Tara yang tentu saja membuat daya juang sayasemakin tinggi untuk menggapai 'wonderful life'

Semoga semuanya terwujud dengan sempurna yaa...hingga saya dengan senyum lebar dan tetap rendah hati dapat berkata...yeahh my life so 'Wonderful'

Happy New Year...

22 Juni 2011

:(

Diposkan oleh Anita Trissya di 8:02 PM 0 komentar
Ketakutan tak terperi adalah ketika melihat orang lain berlari begitu kencang sedangkan aku disini hanya berjalan perlahan....hmmm terkadang malah tak menapakkan langkah kedepan walau sedikit saja. Aku berusaha tetap tenang, sabar, dan berikhlas dengan semua ritme yang begitu lamban ini....bukan hanya demi Tara-ku tersayang, tapi mungkin sang waktu sedang memberiku kesempatan kedua untuk terus mengoreksi diri...!

Dalam slow motion life yang sedang kujalani ini serasa seperti hukuman tak berujung yang melelahkan dan lebih menghabiskan energy ketimbang Pola cepat dan fast moving yang biasanya kuhadapi. Apapun kelelahan yang terus membuatku mengeluh dikala itu saat ini terasa jauuh lebih baik ketimbang berkutat dalam kebosanan dan entah apa yang harus kulakukakan setiap harinya tanpa sesuatu yang pasti membuat geloraku menajam.

Dan ini curhatku, saat tidak seorangpun mengerti apa yang kualami dan hampir menenggelamkan aku dalam asa tak bertepi. Ketika setiap orang hanya mampu memberi penghiburan secukupnya tanpa benar-benar memahami kelelahanku menghadapi bagian paling kelam dan menjenuhkan dihidupku.

Sekeras itu aku terus berusaha tersenyum dan tertawa terbahak-bahak diatas semua kekonyolan ini, janjiku pada diriku sendiri...adalah ketika semua ini mencapai akhirnya dan  aku berada diDunia dimana aku semestinya ada...aku akan berusaha sekerasku untuk tidak akan pernah lagi merasakan ritme lambat yg menyiksa ini.

Aku benar-benar tidak diciptakan dan dirancang menjadi SIPUT...! aku adalah fireworks...
aku bersinar, cepat, sangat ekspresive, lincah dan bergelimangan Ide...
Tidak sabar rasanya sampai waktu itu tiba, aku akan meledakkan duniaku...dan menjadi aku seperti seharusnya aku diciptakan



be patiently ohhh my dear self :(

we call it LOVE

Diposkan oleh Anita Trissya di 2:29 AM 0 komentar
Banyak cinta hadir dan berlalu...ketika kita terbuai dengan keindahannya maka hanya rasa syukur yang terukir disetiap senyuman, namun  ada kalanya ketika buliran air mata turun ke haribaan itu pertanda bahwa saatnya Cinta pamit pergi untuk kemudian dihadirkan kembali dalam kisah yang lain.

Cinta yang berupa-rupa bentuknya telah sejak lama menjadi parodi tak berujung dalam setiap kehidupan, pertemuan...perkenalan...dan penyatuan dua insan yang sejatinya berlainan telah menyematkan untaian-untaian cerita baik yang duka lara ataupun Bahagia.

Bagian Cinta manakah yang pernah terlalu lama kau kenyam? yang duka-kah? atau yang bermandikan cahaya-kah? Tak perduli yang mana, nyatanya Cinta yang membuat segalanya berwarna, toh sesakit apapun Cinta melukaimu nyatanya hanya Cinta yang membuat hidup kita berCahaya...tanpanya kamu HAMPA!

Cintamu ada berapa? mungkin bukan hanya satu...bisa jadi Dua atau Tiga...satu Hati saja sih, yang dibagi untuk mencintai beberapa! Cinta kepada Orang tua, pasangan, anak-anak, teman, atau lainnya...Cinta dalam berbagai rupa yang akan meramaikan cerita digaris kecil pada nisanmu, penghubung antara tanggalmu dilahirkan dan dikembalikan ke haribaan.

Sulit menggambarkan seperti apa mereka yang layak diCintai atau yang kurang pantas menerimanya, karna Cinta tidak pernah memilih hanya dengan Logika, seringkali Cinta menemukan sasarannya sendiri bahkan sebelum Logika bermain hitungan untung-rugi. Menaruh Cinta pada orang yang tepat memang sempurna, sekalipun tidak setiap orang punya kesempatan untuk yang menemukan si sempurna itu.

Tapi percayalah bahwa mencintai dengan cara yang Sempurna, akan membuat ketidaksempurnaan terlihat tidak terlalu berarti lagi :) . Cobalah untuk mencintai sepenuhnya sekalipun itu berarti menyakiti dirimu sendiri, tapi tanpa Mencintai dengan benar dan merasakan sakit karna mengorbankan sesuatu kita tidak akan pernah TUMBUH!

Cinta akan berbicara dengan caranya, memberikanmu senyuman disetiap air mata....dan kemudian Cinta akan membalas setiap dukamu menjadi Sukacita, karna kita dilahirkan karna sentuhan...dibesarkan dengan sentuhan, untuk kemudian mati membawa sentuhan :)

Jangan takut jatuh Cinta...itu pesan saya!

13 Juni 2011

For the One that i really Loved

Diposkan oleh Anita Trissya di 9:58 PM 0 komentar
Pulang...

Musim kini berlalu berbagai cerita merayu
Berpijak di malam yang bertalu
Masihku memikirkan dirimu
Kurasakan waktu berlalu tanpa Senyummu
Sepi yang tlah penuhi hariku


Hari ini sayang aku akan pulang
Berlabuh didekap Cintamu
Karna pelukmu akan selalu
Membuat diriku jatuh Cinta

Dalam riuh suasana menyapa
Kian menggoda memanja
Semua itu tak akan berarti
Selama ku jauh dari dirimu

Ku angankan waktu berlalu dengan senyummu sepi yang tak penuhi hariku...

Pernahkah kau merasa
Berdiri di tempat yang sama
Seperti saat ini ku ada
Rindukan nyamanku ku ingin segera Pulang



Pulang - by. Andien

Mom to be

Diposkan oleh Anita Trissya di 9:48 PM 0 komentar
Yeayy..i will be a Mother
Happy, excited, afraid, worry dan sejuta perasaan lainnya campur adukk banget...
but i try to enjoy every moment since the time of my Pregnancy..yg muntah, yg pusink, yang bawaannya mellow muluuu hahaha...menyiksa bener ya mau jadi ibu aja, tp GPP kata orang sih semua akan terbayar Lunas saat mendengar tangisan pertamanya..  


Anyway it's a Girl, and we call her TARA...dr dulu kepingin banget kasi nama anak gue Tara kalo dia perempuan, dan akhirnya terealisasi juga skrg :) *sungguh Bahagia*

Sungguh tidak mudah nyatanya menjadi SuperWoman dalam keluarga nantinya, meskipun kekuatiran dan ketakukan bergerak seirama dengan perasaan bangga karna akhirnya akulah wanita seutuhnya, yang mudah2an nantinya dapat merasakan sakitnya melahirkan....weeeww bukan karna gue jagoan trus mau sok2an merasa sakit melahirkan, tapi ada perasaan gimana gitu kalo bisa menghantarkan dia keDunia ini dengan tenagaku sendiri...toh aku kan Ibunya dan itulah takdirku mencintainya sampai titik darah penghabisan.

Tapi ketakutan yang sebenarnya terlalu menghantui bukan hanya soal bagaimana sakitnya melahirkan nanti yaaa :( tapi akan menjadi orangtua seperti apa aku ini, terus belajar, banyak mengamati, mendengar pengalaman orang lain, membaca dan banyak hal-hal lain yang terus kulakukan untuk membekali perjalananku nanti menjadi ibu bagi seorang Tara...someone said, kita tidak pernah tahu siapa yang sedang kita susui, kita belai, dan kita goncangkan....entahkan  ia keesokan waktunya akan menjadi seseorang yang bersinar, berhasil, berperngaruh atau tidak lebih dari seseorang yang selalu merasa dirinya gagal...dan itulah wasiat paling membebani sosok ibu, aku tidak akan membiarkannya menjadi seseorang yang tidak punya kebanggaan!

Aku mencoba untuk tidak terlalu Ambisius dalam hal ini, beberapa org bilang kalau aku ini terlalu keras menjalani hidup...terlalu serius mencapai Keberhasilan, dan terlebih lagi terlalu dalam hal ingin selalu menyenangkan orang lain. Yaaa...percaya atau tidak ini aku dilahirkan diatas karang sebelah mana yang bahkan aku tidak tahu, tidak pernah merasakan kehangatan air susu ibu, tidak pernah tahu siapa yang kupanggil Ibu dalam artian sebenarnya....aku hancur berkeping-keping ketika menemukan diriku seperti ini, dan kemudian Tuhan  menitipkan Anugeragh yang ternilai ini padaku, dan aku hanya berdiri bingung saat ini bagaimana harus menjadi Ibu menurut pengertianku sendiri.

Jadii...kalau diluar sana, orang bahkan terlalu santai membesarkan anak2nya! aku tidak akan melakukan hal yang sama...karna ini adalah Hadiah, Karunia, Anugerah yang Tuhan percayakan padaku untuk menjaganya dan menjadikannya sebuah jawaban di Generasinya nanti. Walaupun jujur saja aku dibesarkan dikeluarga yang disfungsional dan aku merasa tidak bertumbuh dengan cara-cara yang semestinya, terlalu banyak menangis dibanding menikmati indahnya Dunia, tapi ini aku dengan ketegaranku berdiri sampai saat ini,,,dengan Luka yang menganga dan tetesan air mata yang tidak pernah berhenti, berjanji akan melakukan apapun untuk Tara-ku tersayang :)

Aku mencintaimu, bahkan hanya dengan detak jantungmu ditubuhku...aku tau aku sangat mencintamu :)

10 Februari 2011

The Good, the Bad and the Ugly

Diposkan oleh Anita Trissya di 12:29 PM 0 komentar
Yayayaya...terbangun diPagi buta sungguh bukan hal yang menyenangkan, gara-gara Flu Attack seharian kmrn bener-bener deh bkin badan lemez lunglai bak tak bertulang, so gue memutuskan tidur lebih awal dan Alakazammm...gue jd melek melotot deh jam segini.

So inilah yang gue lakukan skrg, bercurhat ria di Blog kesayangan gue yang ud Lamuaaaaa bwanget ngga menampung isi hati gue wkwkwkwk....*Mellow mode* Walopun ngga selalu bisa menuangkan seluruh rasa dan hal-hal yang benar-benar ingin gue tulis, tp lumayanlahh Blog ini mampu menyimpan dan menjadi teman berbagi untuk moment-moment yang ingin gue ingat :)

Time to starttt...
Judul Blog gue kali ini, terinspirasi dari khotbah Pastor gue di Gereja...He'is such a great Man! dan apa yang dia bawain kmrn bener-bener bkin gue realized kalo Semua yang kita butuhkan untuk menjadi kekuatan dan senjata menghadapi segala persoalan di hidup ini, sebenarnya sudah ada dalam diri kita masing-masing...terbalut, terangkai, tersimpan dalam bentuk sebuah POTENSI.

Tapi jangan lupa, bahwa sejatinya manusia tidak diciptakan untuk hidup ber-individu saja, seseorang baru dapat mengeluarkan segala kemampuan dan potensinya secara maksimal dengan dukungan orang lain...mulai dari Kenalan, teman, sahabat, keluarga atau orang-orang yang kamu anggap special :)
Itulah mengapa kita diciptakan untuk dapat hidup berdampingan diatas segala persamaan dan perbedaan, karena kita tidak pernah tau Potensi apa yang sebenarnya tersimpan dalam diri setiap orang, dan bahwa sesungguhnya apapun yang diperlukan untuk menjawab tantangan dimasa depan sebenarnya sudah lama ada dalam diri setiap kita.

Tetapi ngga semua orang yang kita kenal harus menjadi teman atau sahabat, kemampuan kita untuk mendekati orang-orang yang perlu kita dekati dan menjauhi orang2 yang tidak perlu akan sangat menentukan seperti apa bentuk kita dikemudian hari. Karena Dimana kita sekarang, adalah Akibat dari hubungan yang kita bina dimasa lalu, dan akan seperti apa kita dimasa depan adalah gambaran dari apa yang kita bina sekarang.


"Show me your Friends and i'll show you, your Future"

AMs 27:17 "Besi menajamkan besi, Manusia menajamkan sesamanya!!"

Dari semua hal yang sudah gue dengar tadi, gue menemukan fakta bahwa tidak semua yang kita anggap teman adalah orang yang benar-benar tepat untuk membantu kita menggali Potensi. Sekalipun Tuhan tidak hanya mengirimkan seseorang yang "The Good" tetapi juga yang "The Bad" and "The Ugly" untuk boleh singgah dalam kehidupan kita. Semuanya diperuntukan  untuk satu tujuan yang tidak lain dan tidak bukan yaitu pembentukan Character, karna tidak selalu hal2 atau orang2 yang baik mewarnai hidup kita...sometimems si Bad dan si Ugly ini diijinkan juga numpang lewat untuk 'mengotori' kandang kita...namun percayalah bahwa apapun yang berhasil kita hadapi dengan baik semuanya ngga sia2. Karna toh dengan membiarkan kandang kita tetap bersih tanpa hewan peliharaan maybe kita akan merasa nyaman dan secure, namun tidak memberikan keuntungan apa2, sebaliknya kotoran dan bau dari hewan peliharaanlah yang membuat kandang kita sempurna menemukan Fungsinya dan menghasilkan keuntungan.

Maybe saat ini banyak orang yang lalu lalang dalam kehidupan gue untuk sekedar bikin kotor dan meninggalkan jejak luka buat gue, tapi yang gue percaya mereka memang ada dan diciptakan untuk menyempurnakan  fungsi 'kandang' gue, walopun terasa jauh dr kenyamanan ketika berhadapan dengan mereka, tapi like Quote diatas " Besi menajamkan besi, manusia menajamkan sesamanya" tentunya proses menajamkan sesuatu tidak dilakukan dengan lemah lembut dalam artian everything goes well, namun dengan hal-hal keras, terkadang menyakitkan, dan tidak jarang membuat kita berdarah-darah. Tapi satu hal yang gue percaya, klo apapun yang Tuhan ijinkan hadir dalam hidup kita semuanya punya tujuan akhir yang Mulia yang akan membuat semua Potensi dan perbaikan karakter super maksimal.

Terlepas dari pertemanan yang bentuknya beraneka ragam, rasa syukur tidak boleh tertinggal...entah itu The Good things, the Bad or The Ugly yang saat ini sedang kita alami, satu hal yang harus dengan besar hati kita jalani adalah "The Process" mungkin tidak semudah gue menuliskan catatan ini untuk diri gue sendiri ataupun kalian yang lagi baca,  tapi ketika gue membagi sesuatu kepada orang lain at the same time gue juga sedang remind my self :)


 Semoga apa yang gue tulis tadi berguna dan menjadi bahan pertimbangan, seperti apa teman-teman yang layak dan perlu kita dekati dan siapa orang-orang yang tidak perlu masuk dalam kehidupan kita terlampau jauh...semuanya ada ditanganmu!




And now, time to sleepp...BzzZzzz , enjoy :)
 

My Confession Copyright © 2009 Girl Music is Designed by Ipietoon Sponsored by Emocutez